Pada 1354 Raja Majapahit Hayam Wuruk berkunjung ke Lasem dan Desa Kajar.Untuk mengenang kunjungan itu sekaligus sebagai prasasti tanda daerah kekuasaan Majapahit, Bhre Lasem membuat ukiran telapak kaki Hayam Wuruk di sebuah batu andesit di lereng Gunung Kajar

Hingga kini, ukiran telapak kaki itu masih ada dan warga Desa Kajar meyakini ukiran itu sebagai bekas telapak kaki Hayam Wuruk. Warga kerap menyebut batu telapak kaki itu sebagai watu tapak.

Namun ada teori lain yang watu tapak itu tapak kaki Ratu Lasem Dewi Indu. Ada juga teori yang menyebutkan watu tapak itu peninggalan sejaman Tarumanegara. Agaknya masih perlu penelitian lebih lanjut.(dohan)

Silahkan Tinggalkan Balasan (Komentar tidak akan muncul sebelum ada moderasi dari admin)