Di Carita Sejarah Lasem diceritakan banyak terdapat banyak peninggalan pada masa kerajaan Lasem. Namun banyak juga yang telah dimusnahkan oleh pihak kolonial pada masa penjajahan sebab para penjajah kesulitan jika wong Lasem bersatu.

Akhirnya mereka memecah belah wong Lasem dengan melencengkan sejarah. Mereka juga membakar habis kitab-kitab kuno, dan menghancurkan bangunan bersejarah seperti candi-candi.

Semua hancur, kecuali kitab Sabda Badra Santi yang disimpan di rumah Raden Panji Margono yang masih keturunan dari raja-raja Lasem sekaligus putra Adipati Lasem Tejokusumo V.

Peninggalan kerajaan Lasem yang masih tersisa antara lain;

Punden Perabuan Eyang Santibadra, Bukit Tapaan, Ngasinan, Warugunung
Pertapaan Gebang, Warugunung
Punden Perabuan Bhre Lasem (Peruntuhan Candi Maladresmi), Gowak
Pertapaan Mandirasari, Gunung Selembu, Rakitan
Pelabuhan Regol, Bonang Binangun
Makam Pangeran Wiranegara, Sriombo
Makam Pangeran Wirabajra, Sriombo
Perabuan Putri Cempo Bi Nang Ti dan Pangeran Badranala, Bonang
Reruntuhan Taman Sitaresmi, Caruban, Gedongmulyo
Reruntuhan Taman Kamalapuri, Bumi Makam Kutha, Sumbergirang
Reruntuhan Candi Pucangan, Tasiksono
Reruntuhan Candi Ratnapangkaja, Semangu, Karangturi
Situs Batu Tapak (Tapak Kaki Hayam Wuruk), Kajar
Situs Lingga Kajar, Kajar

(rakyan)

Silahkan Tinggalkan Balasan (Komentar tidak akan muncul sebelum ada moderasi dari admin)