LKCB selama dua hari ikut acara Temu Tokoh Raja, Sultan, Datu,  Pelingsir,Pemangku Adat Istiadat,  Budayawan dan Ormas Kebudayaan di Daerah(Gelar Seni Budaya Nusantara dan Dialog Kebudayaan ) tahun 2018 yang diselenggarakan Dirjen Ketahanan, Ekonomi, Sosial dan Budaya di hotel Ansana Grand Pangrango, Jl.Pajajaran, Bogor.

Acara dimulai hari Kamis (6/12/2018) malam,  peserta dijamu oleh Pemkot Bogor di Balaikota Bogor. Dalam acara itu disambut oleh Sekda Kotamadia Bogor.  Gala dinner disajikan kuliner tradisional Bogor.
Keesokan harinya  Jumat (7/12/2018) diadakan Dialog Kebudayaan di hotel Ansana Grand Pangrango yang dihadiri Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Soedarmo.
Ia  mengatakan, budaya cukup berpengaruh pada pelaksanaan pemilu.  Daerah yang memiliki budaya kekeluargaan erat akan menimbulkan militansi, sehingga memunculkam potensi kerawanan konflik.
“Faktor budaya ini bisa menimbulkan potensi konflik saat penyelenggaraan pemilu, “katanya.
Dalam kesempatan itu,  para peserta 
bersatu padu membuat Ikrar Keagungan. Mereka antara lain, Raja Samu-samu dari Ambon yang juga Sekjen Silaturahmi Raja Nusantara (Silatnas), P.N.A  Masud Thoyib Jayakarta Adiningrat dari Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra).
Kemudian Sultan Banten Bambang Wisanggeni,  Uly Sigar Rusady dan Paramita Rusadhy dari Majelis Cendekiawan Keraton Nusantara (MCKN)  Sumedang Larang, perwakilan dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara  (FSKN ),Yayasan Lasem Kota Cagar Budaya (LKCB)  dan lain-lainnya.
 
 “Ikrar itu mempertemukan  adat dan budaya yang  tumbuh menggeliat bersama dengan NKRI. Diharapkan budaya maju dan berkembang terlepas dari  persoalan yang muncul sekarang ,adanya tanda-tanda kerusakan bangsa yang  Bhineka Tunggal Ika.  Maka didiharapkan kita semua mengeratkan kembali persatuan dan kesatuan,”jelas  satu diantara penggagas ikrar,  P.N.A  Masud Thoyib Jayakarta Adiningrat dari Yayasan Raja Sultan Nusantara (Yarasutra).
Berikut isi ikrar lengkapnya:
Ikrar Keagungan
Kami para Raja, Sultan, Datu, Pelingsir, Pemangku adat,  Budayawan dan Ormas Kebudayaan sebagai  komponen bangsa dan penerus keagungan Nusantara dengan sepenuh hati atas panggilan tanggung jawab luhur  terhadap perjuangan dan pengorbanan para leluhur mulia, pada hari ini jumat,  7 desember 2018 menyatakan ikrar serta mengajak seluruh komponen bangsa lainnya:
1. Memegang teguh dan menjaga semangat Kebhineka Tunggal Ikaan Bangsa Indonesia.
2. Membangun harmoni kebangsaan  yang berkandaskan pancasila sebagai modal dasar Pencapaian tujuan Kemerdekaan.
3. Berupaya sepenuh jiwa dan sekuat tenaga menjaga dan mendorong pemajuan kebudayaan dan nilai-nilai luhur budaya nasional.
4. Menjaga dengan jiwa, raga dan harga diri terhadap keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.
5. Menjaga dan  mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 yang damai, jujur, adil, bermartabat dan berkualitas.
Demikian Ikrar ini kami nyatakan dan siap untuk  dilaksanakan.
Bogor,  7 Desember 2018
(dohan)

Silahkan Tinggalkan Balasan (Komentar tidak akan muncul sebelum ada moderasi dari admin)